Ayah adalah lelaki istimewa bagiku, sumber inspirasi, sumber semangat, dan sumber keteladanan.Terutama ketika aku menghadapi banyak problem hidup dan harus secepatnya dipecahkan.Sejak kecil ayah sudah terbiasa untuk hidup mandiri. Setelah lulus SMA beliau memutuskan untuk merantau dan hidup jauh dari orang tua.
Pertama kali bekerja ayah hanya seorang karyawan sebuah pabrik roti.
Berkat kerja keras, beliau akhirnya memiliki pabrik roti sendiri.
Tidak hanya itu, ayah juga membuka usaha-usaha lain.
Ayah selalu bilang "Bekerja jangan cuma untuk mencari uang, kalau motivasinya hanya uang, maka selamanya kita akan jadi karyawan."
Ayah percaya banyak orang lain yang ingin merubah nasib seperti dirinya.
Makanya, beliau tidak segan membagi ilmu, terutama menularkan semangat kepada para karyawannya.
Tapi sayang, usaha yang ayah perjuangkan dari awal harus bernasib buruk.
Ayah ditipu temannya sendiri. Aku juga tak banyak tau mengenai hal itu, karna aku masih belum mengerti.
Yang aku tahu ayah sangat terpukul dengan musibah itu. Hari-hari terasa sangat sulit.
Aku hampir saja putus sekolah karna ayah tak punya biaya untuk aku melanjutkan ke SMA, adik keduaku harus masuk SMP, dan adik bungsuku harus masuk SD. Ayah terlihat sangat bingung saat itu.
Tapi itulah ayah, beliau tidak menyerah begitu saja.
Saat-saat sulit dilalui tanpa wajah depresi yang ayah tunjukan.
Senyum ayah yang penuh wibawa dan ketenangan tetap terlihat, tetap semangat, walaupun aku tahu beban besar sedang beliau fikirkan.
Saat ayah dalam kebingungan, datanglah teman ayah yang dulunya pernah jadi karyawan terbaik ayah.
Dia sudah punya usaha sendiri berkat keterampilan yang dulu ayah ajarkan padanya.
Dia menawarkan ayah untuk membantu mengelola pabrik roti miliknya.
Ayah bekerja keras, beliau berharap usaha yang dulu pernah beliau rintis dapat hidup kembali.
Suka duka kembali mewarnai perjalanan ayah untuk memulai kembali usahanya, gak mudah memulai kembali semuanya dari awal. Berkat kemauan, kerja keras, ketekunan, dan kesabaran, ayah berhasil membangunkan kemabali usahanya dan jauh lebih baik dari sebelumnya. Ayah mengejar mimpinya dan tidak pernah menyerah.
Ayah menunjukan ketekunan adalah perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan, bahwa setiap orang bisa menjadi hebat dan mencapai sukses dengan kerja keras dan ketekunan.
Ayah selalu mengajarkan aku tentang kejujuran, dimanapun, kapanpun dan pada siapapun.
Ayah selalu bilang "Jangan pernah takut untuk bermimpi, karna mimpi adalah awal langkahmu."
Meskipun ayah bukan tokoh dunia, ayah bukan orang terkenal, tapi bagiku ayah dalah lelaki sejati.
Sumber inspirasiku, sumber imajinasiku dan akan tetap menjadi bintang dihatiku.
Ayah adalah sosok yang luar biasa, pantang menyerah dan selalu menanamkan keteladanan supaya aku tidak mudah frustasi dan putus asa.
Ketika aku mengeluh betapa berat beban hidup ini, ayah selalu mendorong supaya aku terus berusaha.
Keteladanan beliaulah yang membuat aku selalu tegar, meski hidup tak selalu cerah.





